Artikel

Gaya Lukisan Anak Cenderung Original?

Melukis merupakan upaya bertutur melalui media gambar. Kegiatan melukis menggunakan media dua dimensi. Contoh media dua dimensi misalnya kertas, kain, tanah dan tembok.

Kegiatan melukis berlangsung sejak manusia mengenal peradaban. Terbukti banyak coretan-coretan di dinding gua. Setiap coretan di gua memiliki pesan yang tersirat. Bisa merupakan kejadian atau pesan tertentu.

Usia berapa anak bertutur lewat lukisan? Anak mulai mencoret sejak usia 1 atau 2 tahun. Kemampuan mencoret mendahului kemampuan bertutur lewat bicara. Kesukaan mencoret timbul karena dorongan kesadaran gerak. Hasil coretan bukan tujuan. Kepuasannya adalah ketika melakukan mencoret. Anak-anak memanfaatkan alat mencoret menggunakan benda apapun yang ditemuinya.

GAMBAR LUKISAN ANAK SD

Apakah coretan anak-anak termasuk karya seni?

Hasil coretan anak biasanya berawal dari bentuk abstrak. Bisa berbentuk garis lurus atau berkelok. Terkadang sepertu benang yang ruwet. Seiring dengan bertambah umur dan pengalaman mulai terlihat bentuk. Bisa berbentuk bulatan atau bentuk tiruan benda meski sederhana. bahkan tercipta bentuk-bentuk unik dan lucu.

Setiap anak atau manusia memiliki karakter yang berbeda. Hasil coretan anak cenderung lugas, unik dan lucu. Hasil coretan berbeda pada setiap anak. Artinya setiap anak menghasilkan coretan yang original. Bahkan bila kita amati coretan yang lugas, unik dan lucu itu terlihat gombar yang indah atau artistik. Dalam istilah seni rupa disebut sketa/gambar. Jadi coretan anak adalah karya seni.

Apakah Gambar Anak-anak Merupakan Karya Original?

Seiring masa perkembangan, anak-anak mulai mencoba mencoret menggunakan warna. Warna yang digunakan misalnya pinsil warna atau crayon. Mereka membuat coretan menggunakan banyak warna. Atau membuat sketsa sederhana kemudian mewarnai sketsanya. Mirip layaknya lukisan.

Anak-anak menggambar yang terlintas dalam penglihatannya. Bahkan apa yang ada dalam benaknya. Mereka tidak berpikir tentang kebagusan hasil. Bagi mereka mencurahkan keinginan menggambar merupakan kebahagiaan. Mereka tidak terpengaruh oleh gagasan orang sekelilingnya. Semua tercipta dari pengalaman dan imaginasinya yang murni. Lahirlah karya-karya original.

Originalitas lukisan anak-anak menyimpan nilai artistik yang luar biasa. Meskipun bentuknya tidak sesempurna lukisan orang dewasa, karya lukisan anak punya estetika tersendiri. Unsur estetika yang muncul berupa garis dan warna spontan, bentuk unik, imaginatif dan banyak cerita. Karya anak punya nilai tersendiri. Bahkan ada banyak pelukis dewasa yang mengadopsi gaya melukis anak-anak. Semoga tulisan ini menambah wawasan.

Oleh : Balchi Bara

Penulis adalah seorang guru Sekolah Dasar, Pelukis dan suka mengajari anak-anak melukis.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: